Petani Minangkabau Kembali Ke Alam Melalui Pertanian Organik

Petani di Minangkabau Sumatera Barat meninggalkan pestisida dan pupuk kimia dan menggunakan pupuk organik untuk kembali ke pertanian ramah lingkungan atau organik. Penggagasnya diganjar KalpataruMASRIZAL, 60 tahun, petani Minang asal Jorong Batang Laweh, Solok Selatan, Sumatera Barat, masih ingat jelas kejadian di awal 1980-an. Saat itu, ia biasa melihat ada pesawat kecil yang menyemprot sawahnya dengan endrin untuk membasmi hama tungro (virus yang ditularkan wereng hijau) yang memakan padi di kampungnya. Penyemprotan hama juga dilakukan para penyuluh lapangan.Hama memang mati. Tapi belut dan ikan yang ada di dalam sawah pun jadi korban. Itik, kucing, dan ayam yang memakan ikan mati ikut putus napas pada sore harinya. Benar-benar mengejutkan. "Sejak itu, saya mulai tidak suka dengan racun pestisida," kata Masrizal salah satu petani Minangkabau pekan lalu. Ia memakai anti hama organik yang ...

Pelaminan Minang Diragam Pernikahan Nusantara 2007

Ragam Pernikahan Nusantara 2007 yang diselenggarakan pada tanggal 14 - 18 November 2007 oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia di Kartika Expo, Balai Karitni di Jalan Gatot Subroto Kav. 37 Jakarta beberapa hari yang lalu menampilkan pesona adat istiadat pernikahan Nusantara. Pada Ragam Pernikahan Nusantara 2007 ini setiap harinya menampilkan berbagai macam prosesi pernikahan adat seperti pernikahan adat Jawa, pernikahan adat Sunda, pernikahan adat Lampung, pernikahan adat Minang dan sebagainya.Ragam Pernikahan Nusantara ini diselenggarakan dalam rangka mempromosikan ragam kebudayaan Indonesia khususnya adat pernikahan tradisional Indonesia kepada masyarakat luas. Pada acara yang dibuka langsung oleh Jero Wacik, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indoneisa, beliau menyempatkan diri mampir ke stand Pelaminan Minang Buchyar dan menerima penjelasan mengenai pernikahan adat Minang.Ragam Pernikahan Nusantara yang merupakan cultural expo ini, Pelaminan Minang Buchyar mendapatkan kehormatan sebagai undangan khusus ...

Pernikahan Adat Minang Lubuk Jantan

Setiap daerah di Minangkabau memiliki adat pernikahan yang sedikit banyak berbeda dari daerah lain. Pada hari kedua Ragam Pernikahan Nusantara 2007 tanggal 15 November, Pelaminan Minang Buchyar menampilkan prosesi pernikahan adat Minang Lubuk Jantan, Lintau - Kabupaten Tanah Datar di provinsi Sumatera Barat. Dalam prosesi pernikahan adat Minang khas Lubuk Jantan ini dipandu oleh Ibu Nusye sebagai pembawa acara dan disaksikan oleh wakil dari Bupati Tanah Datar. Pelaminan khas Lubuk Jantan Pelaminan khas minang ala Lubuk Jantan yang diperagakan oleh Pelaminan Minang Buchyar ini bertaburkan kain bersulamkan benang emas dengan warna yang mendominasi hitam, warna yang mewakili kalangan datuk. Singgasana pengantin di buat untuk bersila dan bersimpuh, dan bukan duduk di kursi yang melambangkan bahwa semua orang sederajat.Terdapat sepasang setajuak yang ditaruh didepan pelaminan disebelah kiri dan kanan dan berjumlah sebelas ...

Beberapa Koleksi Pakaian Pengantin Minangkabau & Pelaminan Minang

Pakaian pelaminan pengantin minangkabau berkerudung jilbab gaya koto gadang
Pakaian pelaminan pengantin minangkabau sunting emas
Pakaian putih pengantin minangkabau akad nikah
Pakaian oranye pengantin Minangkabau pelaminan
Pakaian pelaminan pengantin minangkabau tanduk
Tanduk ameh baju bintang pelaminan penganting minangkabau
Tanduk ameh pelaminan penganting minangkabau

KINI KAMI HADIR DI FACEBOOK

Tulisan Lain Pada Blog